Skip to main content Skip to main navigation menu Skip to site footer
Articles
Published: 2026-01-08

Strategi Pengelolaan media sosial sebagai Sarana Publikasi Informasi Pemerintah di Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Badung

Program Studi Administrasi Publik Universitas Udayana
Program Studi Administrasi Publik Universitas Udayana
social media public information government communication management strategies Diskominfo Badung

Abstract

In the current digital era, social media has evolved into one of the most effective communication tools for governments in disseminating information quickly, widely, and interactively. Its utilization plays an important role not only in information delivery but also in shaping public opinion and enhancing governmental transparency. In this context, this study aims to analyze social media management strategies used as a medium for government information dissemination at the Department of Communication and Informatics of Badung Regency. The analysis focuses on three key aspects proposed by Paramitha (2011), namely planning, supervision, and optimization. This study employs a descriptive qualitative method through observation, interviews, and documentation. The findings reveal that Diskominfo Badung implements a well-structured communication strategy through language selection, visual design, audience mapping, and content classification based on public needs. Supervision is conducted through the selection of distinctive content and adjustment of information to current issues. Optimization is carried out through content evaluation prior to publication to ensure accuracy and quality. Overall, the implemented social media management strategies have contributed positively to enhancing transparency, strengthening the government’s public image, and increasing public engagement.

Abstrak

Di era digital saat ini, media sosial telah berkembang menjadi salah satu instrumen komunikasi pemerintah yang paling efektif dalam menjangkau masyarakat secara luas, cepat, dan interaktif. Pemanfaatannya tidak hanya berfungsi sebagai sarana penyebaran informasi, tetapi juga sebagai wadah pembentukan opini publik serta peningkatan transparansi penyelenggaraan pemerintahan. Berdasarkan konteks tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengelolaan media sosial sebagai sarana publikasi informasi pemerintah di Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Badung. Analisis penelitian difokuskan pada tiga aspek utama sesuai dengan teori Paramitha (2011), yaitu perencanaan, pengawasan, dan optimalisasi. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Diskominfo Badung menerapkan strategi komunikasi yang terencana melalui penentuan gaya bahasa, penyusunan desain visual, pemetaan audiens, serta klasifikasi konten berdasarkan kebutuhan masyarakat. Pengawasan dilakukan melalui pemilihan konten pembeda dan penyesuaian informasi dengan isu-isu aktual. Optimalisasi dilaksanakan melalui evaluasi konten sebelum publikasi untuk menjamin akurasi dan kualitas informasi. Secara keseluruhan, pengelolaan media sosial yang diterapkan telah memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan transparansi, penguatan citra pemerintah daerah, serta peningkatan keterlibatan masyarakat.

Kata kunci: media sosial, publikasi informasi, komunikasi pemerintah, strategi pengelolaan, Diskominfo Badung

References

  1. Abdussamad, Z. (2021). Metode penelitian kualitatif. [E-book]. ISBN: 978-623-9753-3-6.
  2. Azizah, U. (2024). Pengelolaan media sosial Instagram pemerintah Kota Balikpapan dalam meningkatkan kualitas pelayanan informasi Kota Balikpapan (Doctoral dissertation, Institut Pemerintahan Dalam Negeri).
  3. Fazarusda, A., & Indrayani, H. (2020). Strategi komunikasi pelayanan publik melalui e-government di Pusat Pengelolaan Pengaduan Masyarakat (P3M) Kota Semarang. IMPRESI: Jurnal Ilmiah Media, Public Relations, dan Komunikasi, 1(1), 1–11.
  4. Leliana, I., & Gogali, V. A. (2019). Strategi humas Kementerian Perindustrian dalam menginformasikan layanan publik melalui YouTube. J-IKA: Jurnal Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas BSI Bandung, 6(2), 110–119.
  5. Supriyanto, D., Nuryanti, N., & Noegroho, A. (2024). Media sosial dalam efektivitas komunikasi pelayanan publik instansi pemerintah daerah. INNOVATIVE: Journal of Social Science Research, 4(4), 7796–7810.
  6. Zharfan, S. Z., Rudiana, R., & Centia, S. (2024). Perencanaan komunikasi pemerintahan dalam pengelolaan konten media sosial untuk meningkatkan pelayanan publik Diskominfo Jabar. Responsive: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora dan Kebijakan Publik, 7(4), 240–253.

How to Cite

Tangkas, N. N. S., & Wirantari, I. D. A. P. (2026). Strategi Pengelolaan media sosial sebagai Sarana Publikasi Informasi Pemerintah di Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Badung. Socio-Political Communication and Policy Review, 3(1). https://doi.org/10.61292/shkr.307